<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>KSAI Al Uswah</title>
	<atom:link href="http://www.ksai-aluswah.org/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.ksai-aluswah.org</link>
	<description>Beramal Ilmiah, Berilmu Amaliyah</description>
	<lastBuildDate>Thu, 19 Apr 2012 09:17:34 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.2</generator>
		<item>
		<title>Menuju Musyawarah Kerja KSAI Al Uswah 1433 H</title>
		<link>http://www.ksai-aluswah.org/menuju-musyawarah-kerja-ksai-al-uswah-1433-h.html</link>
		<comments>http://www.ksai-aluswah.org/menuju-musyawarah-kerja-ksai-al-uswah-1433-h.html#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 17 Apr 2012 00:04:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ahmed</dc:creator>
				<category><![CDATA[Dunia Islam]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.ksai-aluswah.org/?p=220</guid>
		<description><![CDATA[Musyawarah Kerja pengurus KSAI Al Uswah 1433 H akan dilangsungkan pada hari Sabtu tanggal 21 April 2012 mendatang di Masjid Ar-Royan (daerah Wirosaban). Agar lebih memantapkan program kerja tiap tim, seluruh pengurus KSAI Al Uswah 1433 H diharapkan untuk memberikan &#8230; <a href="http://www.ksai-aluswah.org/menuju-musyawarah-kerja-ksai-al-uswah-1433-h.html">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Musyawarah Kerja pengurus KSAI Al Uswah 1433 H akan dilangsungkan pada hari Sabtu tanggal 21 April 2012 mendatang di Masjid Ar-Royan (daerah Wirosaban). Agar lebih memantapkan program kerja tiap tim, seluruh pengurus KSAI Al Uswah 1433 H diharapkan untuk memberikan masukannya.</p>
<p>Draft program kerja seluruh tim (untuk sementara, terkecuali Tim Cemara) dapat diunduh <strong><a href="http://www.mediafire.com/file/1uhmwnwl17m39bu/DRAFT_PROKER.rar">di sini</a></strong>. Kritikan dan saran harap disampaikan pada Musyawarah Kerja mendatang.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.ksai-aluswah.org/menuju-musyawarah-kerja-ksai-al-uswah-1433-h.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Sukses Ala Islam, Mau ?</title>
		<link>http://www.ksai-aluswah.org/sukses-ala-islam-mau.html</link>
		<comments>http://www.ksai-aluswah.org/sukses-ala-islam-mau.html#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 09 Jun 2011 03:59:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ferindra</dc:creator>
				<category><![CDATA[Dunia Islam]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.ksai-aluswah.org/?p=207</guid>
		<description><![CDATA[Ada sebuah petuah klasik, syarat sukses itu ada dua yaitu berusaha dan berdoa. Usaha yang bagaimana? Doa seperti apa? InsyaALLOH akan dibahas pada kesempatan kali ini. Dimulai dari usaha, usaha didefinisikan sebagai perkalian antara gaya (F) dan perpindahan (s) yang &#8230; <a href="http://www.ksai-aluswah.org/sukses-ala-islam-mau.html">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><!-- 		@page { margin: 0.79in } 		P { margin-bottom: 0.08in } 		A:link { so-language: zxx } -->Ada sebuah petuah klasik, syarat sukses itu ada dua yaitu berusaha dan berdoa. Usaha yang bagaimana? Doa seperti apa? InsyaALLOH akan dibahas pada kesempatan kali ini.</p>
<p>Dimulai dari usaha, usaha didefinisikan sebagai perkalian antara gaya (F) dan perpindahan (s) yang diakibatkannya (lho?), bingung? Sama!! Hehe <img src='http://www.ksai-aluswah.org/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' /> . Definisi tersebut bisa diartikan juga sebagai aksi yang kita lakukan sepanjang hidup ini untuk meraih berbagai tujuan. Seseorang yang melakukan suatu usaha pastilah memiliki motivasi tersendiri, dan motivasi timbul karena seseorang telah memiliki tujuan. Jadi, tentukanlah tujuan yang ingin Anda capai. Sebenarnya sejak dari TK kita sudah dididik untuk memiliki tujuan untuk diperjuangkan dengan sungguh sungguh. Sewaktu TK dahulu tentu kita pernah diminta menuliskan atau mengungkapkan cita &#8211; cita yang ingin kita capai.<br />
&#8220;Anak-anak apa cita-cita kalian?&#8221; tanya seorang guru TK.<br />
&#8220;Dokter, bu.&#8221; jawab salah satu murid dengan semangat, &#8220;kalau saya ingin jadi polisi, bu.&#8221; sahut murid yang lain.<br />
Meskipun cita-cita dapat berubah seiring berjalannya waktu, namun kita telah mendapat substansi dari ajaran para guru TK tersebut, yakni tentukanlah tujuan (cita-cita), baik tujuan jangka pendek maupun jangka panjang, yang ingin diperjuangkan karena tujuan akan memberikan motivasi yang sangat besar demi tercapainya tujuan itu sendiri.</p>
<p>Sebagai manusia yang telah akhil balig tentulah kita dapat memutuskan tujuan apa yang ingin kita capai dan dapat menentukan skala prioritas dalam melakukan tindakan yang berkaitan dengan usaha usaha pencapaian tujuan, contohnya keta menolak ajakan teman untuk menonton film terbaru di bioskop karena tahu kalau besok ada ulangan trigonometri Bu Kartini, dan karena kita ingin belajar supaya dapat nilai yang memuaskan. Skla priorita juga sangat penting untuk mengoptimalkan waktu, sehingga kita dapat bertindak secara efektif dan efisien.</p>
<p>Dari Ibnu Umar RA, &#8220;Jika kamu berada di sore hari, jangan menunggu pagi hari, dan jika engkau di pagi hari jangan</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.ksai-aluswah.org/sukses-ala-islam-mau.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tetap Semangat</title>
		<link>http://www.ksai-aluswah.org/tetap-semangat.html</link>
		<comments>http://www.ksai-aluswah.org/tetap-semangat.html#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 09 Jun 2011 03:54:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ferindra</dc:creator>
				<category><![CDATA[Dunia Islam]]></category>
		<category><![CDATA[cozy]]></category>
		<category><![CDATA[islam]]></category>
		<category><![CDATA[motivasi]]></category>
		<category><![CDATA[semangat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.ksai-aluswah.org/?p=202</guid>
		<description><![CDATA[“Gimana kabarnya sekarang? Ketrima di universitas mana, bro?” Mata Ikhsan mengerling pada teman di sampingnya. Furqon mendadak lesu, sorot matanya nyaris kosong. “Belum ketrima, San.. Mungkin bukan takdirnya aku berada di sana…” helaan napasnya terdengar berat. Sesaat Ikhsan menjadi menyesal &#8230; <a href="http://www.ksai-aluswah.org/tetap-semangat.html">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<blockquote><p>“Gimana kabarnya sekarang? Ketrima di universitas mana, bro?” Mata Ikhsan mengerling pada teman di sampingnya.<br />
Furqon mendadak lesu, sorot matanya nyaris kosong. “Belum ketrima, San.. Mungkin bukan takdirnya aku berada di sana…” helaan napasnya terdengar berat. Sesaat Ikhsan menjadi menyesal telah bertanya.</p></blockquote>
<p style="text-align: left;">Rasanya, beribu kali kita selalu mengatakan mungkin bukan takdir kita untuk begini/begitu setiap kali kekalahan, kegagalan, dan kekurangan menghampiri kita. Sadarkah, bahwa kesuksesan itu sejatinya diraih lewat perjuangan yang jauh dari yang namanya ‘mudah’? Hem… ekstrem juga kalau kesuksesan harus identik dengan kesulitan. Bukan, bukan begitu. Satu solusi yang sangat tepat adalah me-reframe sudut pandang kita terhadap berbagai hal.</p>
<p style="text-align: left;">Kalau kita menganggap hidup itu seperti game, barang tentu semua tantangan bukan menjadi beban. Semua tahu kan, bermain game tidak membutuhkan ketegangan, keragu-raguan, bahkan rasa takut untuk kalah. Lucu dong, sewaktu bermain game, nyali kita sudah ciut karena takut kalah. Yang ada, justru kita merasa sangat tertantang dan hanya ada satu kata yang memenuhi benak kepala : menang, menang, dan menang. Entah bagaimana caranya, strategi apa yang digunakan, kita harus mengalahkan lawan, dan jangan lupa dua hal yang wajib dimengerti : jujur dan sportif (hehehe… bermain game membuat kita tidak bisa bermain curang, kan?)</p>
<p style="text-align: left;">
Hidup juga harus begitu. Masalah yang datang silih berganti bukanlah beban yang serta merta harus ditanggung. Coba saja kita menghadapi segala tantangan itu dengan rileks, yakin, tanpa ada rasa takut. Isi kepala kita dengan menang!  Pasti kita bakal menjalani semuanya dengan tenang. Dan, layaknya sebuah game, kita tetap butuh strategi yang jitu agak tak terjebak dalam kesalahan yang sama. Ingat, me-reframe adalah kunci kita. Me-reframe berarti mengubah sudut pandang kita terhadap suatu hal. Masalah sulit menjadi santapan yang lezat, ejekan menjadi pengingat, nikmat kan kalau semuanya begitu? Daripada membuang-buang waktu menyesali diri, lebih baik membangun kembali semangat untuk merintis hal baru. Siapa tahu, kita lahir menjadi seseorang hebat yang orang lain tidak pernah menyangka kita akan mencapainya. Dan, ingat game tidaklah terdiri dari satu level saja, tapi berbagai level yang semakin sulit dan semakin menantang kita.<br />
Sayangnya, hidup tak sepenuhnya seperti game, kalau kalah kita bisa mengulangi berkali-kali. Sekali kaki kita menapaki medan perang kehidupan   jangan pernah sekalipun menegok ke belakang, apalagi berlari mundur. Tujuan kita hanyalah bisa dan menang, tak peduli kita berjuang hingga bedarah-darah dan bahkan mati. Yang penting, tak ada satu pun langkah mundur. Justru di situlah nikmatnya hidup. Pernahkah terbersit, bagaimana caranya kita bisa berhasil tanpa mengulang? Itulah yang harus kita selelesaikan dan setiap manusia punya cara tersendiri untuk itu.</p>
<p style="text-align: left;">Kembali, muara atas apa yang yang kita perbuat juga tak lepas dari takdir yang ditentukan oleh-Nya. Kegagalan beruntun seringkali berbuah manis, yang manisnya lebih dari sekadar madu. Hanya Dia yang tahu, mana yang terbaik untuk kita. Eits, tapi jangan pula menganggap semuanya murni dari Dia lho! Allah tidak serta merta memberi  jika usaha kita nihil, kawan-kawan. Kalau itu sampai terjadi, keajaiban namanya. Hehehe..</p>
<p style="text-align: left;">
Biarlah diri kita yang menjemput kemenangan. Karena sesungguhnya, ketika kita menghindari suatu kemungkinan buruk di suatu hari, pada saat itulah kita sedang berjalan menuju takdir kita yang lain, menuju realita yang kita citakan dan tentu dalam naungan ridha-Nya… Sebuah pohon alpukat saja perlu ‘dikunjungi’ ratusan ulat bulu yang cantik nan menakutkan, yang menyantap habis daun-daunnya. Tapi, dijamin, setelah melalui siklus itu pohon alpukat akan berbuah saaaaangat lebat.<br />
Yup, jadi, kenapa harus takut?  ^_^</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.ksai-aluswah.org/tetap-semangat.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>COMING SOON !</title>
		<link>http://www.ksai-aluswah.org/coming-soon.html</link>
		<comments>http://www.ksai-aluswah.org/coming-soon.html#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 28 Apr 2011 07:01:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ferindra</dc:creator>
				<category><![CDATA[Dunia Islam]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.ksai-aluswah.org/?p=194</guid>
		<description><![CDATA[]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.ksai-aluswah.org/coming-soon.html/upgrading" rel="attachment wp-att-195"><img src="http://www.ksai-aluswah.org/wp-content/uploads/2011/04/upgrading-500x347.png" alt="" title="upgrading" width="500" height="347" class="alignnone size-large wp-image-195" /></a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.ksai-aluswah.org/coming-soon.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>IMAN DAN AL- QUR’AN: CAHAYA ALLAH DI HATI ORANG BERIMAN</title>
		<link>http://www.ksai-aluswah.org/iman-dan-al-qur%e2%80%99an-cahaya-allah-di-hati-orang-beriman.html</link>
		<comments>http://www.ksai-aluswah.org/iman-dan-al-qur%e2%80%99an-cahaya-allah-di-hati-orang-beriman.html#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 10 Apr 2011 00:27:10 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ferindra</dc:creator>
				<category><![CDATA[Dunia Islam]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.ksai-aluswah.org/?p=185</guid>
		<description><![CDATA[“Allah (Pemberi) cahaya (kepada) langit dan bumi. Perumpamaan cahaya-Nya adalah seperti sebuah lubang yang tak tembus yang di dalamnya ada pelita besar. Pelita itu di dalam kaca (dan) kaca itu seakan- akan bintang (yang bercahaya) seperti mutiara, yang dinyalakan dengan &#8230; <a href="http://www.ksai-aluswah.org/iman-dan-al-qur%e2%80%99an-cahaya-allah-di-hati-orang-beriman.html">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<blockquote><p><em>“Allah (Pemberi) cahaya (kepada) langit dan bumi. Perumpamaan cahaya-Nya adalah seperti sebuah lubang yang tak tembus yang di dalamnya ada pelita besar. Pelita itu di dalam kaca (dan) kaca itu seakan- akan bintang (yang bercahaya) seperti mutiara, yang dinyalakan dengan minyak dari pohon yang berkahnya, (yaitu) pohon zaitun yang tumbuh tidak di sebelah timur (sesuatu) dan tidak pula di sebelah barat (nya) yang minyaknya (saja) hampir- hampir menerangi, walaupun tidak disentuh api. Cahaya di atas cahaya (berlapis- lapis), Allah membimbing kepada cahaya- Nya siapa yang Dia kehendaki, dan Allah membuat perumpamaan- perumpamaan bagi manusia, dan Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.”</em>(An Nur : 35)</p></blockquote>
<p>Cahaya adalah makhluk Allah yang dibutuhkan oleh kehidupan semua makhluk yang ada di alam semesta ini. Manusia dan semua makhluk hidup tidak akan bertahan hidup tanpa cahaya matahari. Keindahan apapun di dalam kehidupan ini tidak akan terlihat, kecuali setelah tersinari oleh cahaya, dan sebagai manusia, mustahil dapat beraktifitas tanpa cahaya.</p>
<p>Untuk itulah, Allah menekankan pentingnya kalimat cahaya, agar semua petunjuk- petunjuk Allah akan bersinar bagaikan terangnya cahaya yang menerangi ufuk langit dan bumi. Gambaran ayat di atas menerangkan bagaimana cahaya petunjuk Allah menyinari kehidupan manusia, yang menggetarkan segenap perasaan, akal, hati, dan anggota tubuh manusia, agar menyatu dengan seluruh makhluk Allah bersama luapan cahaya Allah.</p>
<p>Dengan cahaya itulah manusia akan dijamin hidup dalam kesucian, terlepas dari beban beratnya kehidupan, mampu tinggal landas manuju kepada kehidupan yang lebih tinggi, yang semuanya dihiasi dengan keindahan ukhuwah, kebahagiaan, dan ketenangan jiwa.</p>
<p>Ibnu Abbas menjelaskan, “Allah adalah pemberi petunjuk kepada semua makhluk yang ada di langit dan bumi. Allahlah yang mengurus bintang- bintang, matahari, dan bulan.”  Ubay bin Ka’ab, “Itulah seorang muknin yang telah Allah jadikan iman dan Al- Qur’an dalam dadanya. Maka, Allah jadikan perumpamaan semisalnya, dengan memulai cahaya diri-Nya, kemudian menyebutkan cahaya orang yang beriman. Maka, maksud ayat di atas, perumpamaan cahaya orang yang beriman kepada Allah adalah orang yang beriman yang telah menjadikan iman dan Al- Qur’an dalam dadanya.”</p>
<p>Imam Ibnu Katsir menjelaskan, “Allah (Pemberi) cahaya (kepada) langit dan bumi. Dan begitulah perumpamaan cahaya-Nya. Kata ganti cahaya- Nya di ayat ini bisa dipahami dengan dua pemahaman, Pertama, kembali kepada Allah, yakni cahaya Allah seperti petunjuk Allah di hati orang yang beriman. Kedua, kembali kepada orang yang beriman sesuai konteks pembicaraan. Jadi, pemahamannya ialah perumpamaan cahaya orang yang beriman di dalam hatinya bagaikan Zujajah (kaca, yang jernih berkilau bagiakan bintang). Sedangkan Al-Qur’an dan syariat diumpakan dengan minyak zaitun, yang aslinya sudah berkilau dengan sendirinya tanpa unsur eksternal.</p>
<ol>
<li>Cahaya adalah seseuatu yang paling dibutuhkan oleh manusia<br />
Dan Al- Qur’an itulah sebagai cahaya Allah yang sudah seharusnya menjadi sesuatu yang dibutuhkan manusia, sebagaimana makhluk hidup apa pun akan mati tanpa cahaya. Jadi, manusia pasti akan mati tanpa Al- Quan, sebelum mati secara biologis. Karena tanpa Al- Qur’an akan menciptakan kehidupan yang gelap, menabrak kanan kiri tanpa arah yang jelas.</li>
<li>Dengan cahaya Al- Qur’an, semua tantangan hidup akan teratasi<br />
Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam adalah pribadi yang telah membuktikan peran efektif cahaya Allah ini (Al- Qur’an) dalam mengatasi tantangan kehidupan yang berat, yakni ketika berdakwah di Thaif dilempari batu oleh masyarakat. Saat itu beliau berdoa :<br />
“Aku berlindung dengan cahaya wajah-Mu yang menyinari dengannya semua kegelapan, dan akan menjadi baik di atas sinar itu seluruh urusan dunia dan akhirat.”<br />
Dan saat pulang dari Mi’raj, Rasulullah SAW ditanya oleh Aisyah, “Apakah kamu melihat Rabbmu?” Rasulullah SAW menjawab, “Dia adalah cahaya, bagaimana aku bisa melihatNya.”</li>
<li>Ayat di atas merupakan perumpamaan yang aksiomatik bagi manusia<br />
Untuk itulah, Allah jelaskan kepada manusia dengan wahyu- Nya. Namun, Allah Mahatahu manusia manakah yang berhak mendapat cahaya hidayah Allah, dengan yang tidak berhak. Rasulullah SAW memberikan gambaran jenis- jenis manusia yang mendapat hidayah dengan yang tidak,</li>
</ol>
<p>“Hati manusia itu ada empat jenis: (1) Hati yang bersih bagaikan lampu yang bersinar terang. Inilah hati orang yang beriman yang di balik terangnya terdapat cahaya. (2) Hati yang tertutup terikat kuat oleh penutupnya. Inilah hati orang kafir. (3) Hati yang terbalik yakni hati orang yang munafik yang kondisinya mengetahui kebenaran tapi mengingkarinya. (4) Hati yang terkuak, yaitu hati yang di dalamnya ada sifat iman dan kemunafikan. Dan perumpamaan iman adalah seperti tanaman yang terus tersirami oleh air yang jernih. Sedangkan perumpamaan kemunafikan seperti borok yang terus mengeluarkan darah dan nanah; mana saja dari dua materi itu lebih dominan, maka akan mengalahkan yang tidak dominan.” (HR. Ahmad dengan isnad yang bagus)</p>
<p><em>(Dikutip dari buku 64 Bekal Hidup Wanita Muslimah, karya Abdul Azis Abdur Ra’uf, halaman 187-195, 2009, Markaz Al- Quran, Jakarta)</em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.ksai-aluswah.org/iman-dan-al-qur%e2%80%99an-cahaya-allah-di-hati-orang-beriman.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Intip yuk ! : Musker KSAI Al Uswah 1432 H</title>
		<link>http://www.ksai-aluswah.org/intip-yuk-musker-ksai-al-uswah-1432-h.html</link>
		<comments>http://www.ksai-aluswah.org/intip-yuk-musker-ksai-al-uswah-1432-h.html#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 24 Feb 2011 05:07:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>almunawwaroh</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kegiatan KSAI Al Uswah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.ksai-aluswah.org/?p=165</guid>
		<description><![CDATA[“Jangan harap jika di KSAI kamu akan mendapatkan kesenangan yang kamu inginkan, justru di sanalah kamu akan mendapat banyak tantangan nantinya.” Yaaakkk…, Musker KSAI Al Uswah 1432 H sudah terlaksana, kawan-kawan! &#160;&#160;&#160;&#160;Selasa bulan lalu (15/02), dengan segala rahmat-Nya, Musker berhasil &#8230; <a href="http://www.ksai-aluswah.org/intip-yuk-musker-ksai-al-uswah-1432-h.html">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><em>“Jangan harap jika di KSAI kamu akan mendapatkan kesenangan yang kamu inginkan, justru di sanalah kamu akan mendapat banyak tantangan nantinya.”</em></p>
<p>Yaaakkk…, Musker KSAI Al Uswah 1432 H sudah terlaksana, kawan-kawan!</p>
<p>&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;Selasa bulan lalu (15/02), dengan segala rahmat-Nya, Musker berhasil dilaksanakan di Kompleks Masjid MSH, Kasihan, Bantul. Bukan basa-basi, Musker memang dilaksanakan sebagai batu loncatan kita semua dalam menjalankan misi dakwah KSAI Al Uswah kita tercinta. Tentu semua perjuangan butuh rencana yang matang agar ketika kita semua on the track, semua berjalan lancarrr.. tanpa hambatan. InsyaAllah. Terlebih lagi, KSAI Al Uswah edisi paling anyar ini, sudah berumur dua bulan, terhitung sejak Desember lalu, ketika mas’ul kita, Isnan Hidayat, terpilih. Wajar kan , jika semuanya butuh pemanasan sebelum berjuang.</p>
<p>&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;Pada Musker kemarin, mas’ul baru KSAI Al Uswah, Isnan Hidayat,  memberikan sambutan yang cukup menggugah semangat peserta Musker. Beliau menyatakan Musker 1432 H ini bertujuan untuk meluruskan visi semua KSAI’ers sesuai dengan yang tercantum pada yakni t ercetaknya da’i yang produktif dan mampu mengemban amanah dakwah, memiliki wawasan keilmuan dalam berbagai bidang, demi mendukung dan mewujudkan percepatan cita-cita dakwah. Dalam sesi yang sama beliau juga menegaskan bahwa KSAI Al Uswah merupakan lembaga yang berasaskan Islam , b ersifat keilmuan dan amaliyah Islam, mandiri, serta independe n, serta bertujuan mengembangkan keilmuan, keimanan, dan amaliyah Islam alumni dan pelajar SMAN 1 Yogyakarta.</p>
<p>&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;Kakak-kakak KSAI Al Uswah, dalam hal ini berperan penting dalam perkembangan adik-adiknya di SMAN 1 sebagai Fasilitator, Motivator, Stimulator, dan Katalisator. Keempat elemen itu pula yang menjadi parameter keberhasilan perjalanan dakwah  para pejuang KSAI.</p>
<p>&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;Tak lupa, beliau juga menekankan bahwa KSAI Al Uswah memiliki tiga pilar penting yang tertuang dalam tiga departemen, Departemen KPPP (Kaderisasi dan Pengembangan Potensi Pelajar), Departemen KPU (Komunikasi dan Pemeberdayaan Umat), dan Departemen KPPI (Kaderisasi dan Pengembangan Potensi Internal). Ketiganya inilah yang kelak akan mewujudkan visi KSAI Al Uswah yang mulia. Wow… komplit ya?</p>
<p>Nah, namanya juga musyawarah kerja, tak lengkap rasanya jika kita tidak tahu apa saja yang diencanakan para personil KSAI edisi terbaru ini selama setahun ke depan. Kita intip program kerja mereka, yuk!</p>
<p>Program Kerja KSAI Al Uswah 1432 H</p>
<p>1.    Departemen KPPP (Kaderisasi dan Pengembangan Potensi Pelajar)</p>
<p>a)   Tim Pembinaan</p>
<ul>
<li> Pembukaan Mentoring with Tere Liye</li>
<li> SG2 nonbar dan lotisan</li>
<li> Penutupan mentoring</li>
<li> Festival Mentoring, dll.</li>
</ul>
<p>b)   Tim PO KSAI (Pengembangan Organisasi KSAI)</p>
<p>Program kerja PO KSAI secara garis besar terdiri dari 4 macam :</p>
<ul>
<li> TRIPOT (Training Panti Program Oemoem Teladan)</li>
<li> TRESNO (Training dan Pembekalan Sie Otonom)</li>
<li> TRISULA (Training Pansus lan Pendampingan)</li>
<li> PIPO (Program Insidental PO )</li>
</ul>
<p>c)    Tim Cemara</p>
<p>Program Tim Cemara terbagi mejadi tiga program,  yakni program pokok, program internal, dan program insidental.</p>
<p>Program pokok :</p>
<ul>
<li>       Outbound GVT</li>
<li>       Training for Trainers</li>
<li>       Penawaran Proposal</li>
</ul>
<p>Program internal :</p>
<ul>
<li>       Syuro’ setiap Minggu</li>
</ul>
<p>Program insidental :</p>
<ul>
<li>       Pembuatan artikel</li>
<li>       Web Cemara</li>
<li>       Inventarisasi Cemara</li>
<li>       Training non-Teladan</li>
<li>       Training for Trainers</li>
<li>       Training Amal</li>
</ul>
<p>d)   Tim Pendampingan Akademik</p>
<p>Program kerja PA pada umumnyaa terdiri atas empat macam, yaitu</p>
<ul>
<li>WBPA (Website/Blog PA KSAI)</li>
<li> POSPIT (Pembinaan Olimpiade Sains dan Penelitian)</li>
<li> KMP (Konsultasi Mata Pelajaran)</li>
<li> TGC (Teladan Going to Campus)</li>
</ul>
<p>2.    Departemen KPU (Komunikasi dan Pemeberdayaan Umat)</p>
<p>a)   Zidan (Zakat, Infaq, Shodaqoh, Dana Usaha)</p>
<ul>
<li>       Beasiswa dan Anak Asuh</li>
<li>       Infaq Mandiri</li>
<li>       Buletin ZIS</li>
<li>       Zakat Profesi</li>
<li>       KSAI Big Business</li>
<li>       Workshop Entrepreneurship</li>
<li>       Kerjasama dengan Koperasi Siswa</li>
</ul>
<p>b)   Kominfo (Komunikasi dan Informasi)</p>
<ul>
<li>       KSAI Movement</li>
<li>       Buletin Cozy</li>
<li>       Website KSAI</li>
<li>       Atribut / Identitas KSAI</li>
<li>       Desain Visual</li>
<li>       Profil KSAI</li>
<li>       SMS Center</li>
</ul>
<p>3.    Departemen KPPI (Kaderisasi dan Pengembangan Potensi Internal)</p>
<p>Sebagai satu-satunya departemen yang tidak memiliki tim, KPPI membagi beberapa program kerjanya menjadi tiga bagian secara garis besar antara lain, Program Pokok, Program Rutin, dan Program Insidental.</p>
<p>Program Pokok :</p>
<ul>
<li>       Curhat Langsung (via SMS, telepon, e-mail, surat , message FB, atau curhat langsung)</li>
<li>       Database KSAI’ers</li>
<li>       Assesment, untuk mengetahui perkembangan tiap tim.</li>
<li>       Upgrading</li>
<li>       KSAI Gathering</li>
</ul>
<p>Program Rutin :</p>
<ul>
<li>       KanTin (Kajian Rutin)</li>
<li>       Tahsin Club</li>
<li>       Cooking Club</li>
<li>       Sport Club</li>
<li>       SMS Tausiyah</li>
</ul>
<p>Program Insidental :</p>
<ul>
<li>       INTEL Award</li>
<li>       Upgrading Team</li>
</ul>
<p>Ternyata banyak sekali program kerjanya, kawan!</p>
<p>&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;Semua tentu berharap proker-proker ini tidak hanya sekedar menjadi bunga yang masih berbentuk kuncup yang tak segera mekar, apalagi justru patah tangkainya. Kita semua ingin proker-proker yang kita rencanakan kemarin lekas mekar menjadi bunga yang harumnya tercium sampai ke seluruh penjuru, rupanya menawan hati, dan mengundang lebah-lebah untuk berdatangan menjalin ukhuwah dengan si bunga. Indah, bukan?</p>
<p>Tak lupa, ada pesan yang dalam dari mas’ul kita sebelum Musker berakhir.</p>
<blockquote><p><em>“Jangan harap jika di KSAI kamu akan mendapatkan kesenangan yang kamu inginkan, justru di sanalah kamu akan mendapat banyak tantangan nantinya.”</em></p></blockquote>
<p>Ma’an najah, semuanya!</p>
<p>*snapshot :<br />
<div id="attachment_180" class="wp-caption alignnone" style="width: 310px"><a href="http://www.ksai-aluswah.org/intip-yuk-musker-ksai-al-uswah-1432-h.html/img_1920" rel="attachment wp-att-180"><img src="http://www.ksai-aluswah.org/wp-content/uploads/2011/02/IMG_1920-300x225.jpg" alt="" title="IMG_1920" width="300" height="225" class="size-medium wp-image-180" /></a><p class="wp-caption-text">Mas'ul</p></div><div id="attachment_179" class="wp-caption alignnone" style="width: 310px"><a href="http://www.ksai-aluswah.org/intip-yuk-musker-ksai-al-uswah-1432-h.html/img_1916" rel="attachment wp-att-179"><img src="http://www.ksai-aluswah.org/wp-content/uploads/2011/02/IMG_1916-300x400.jpg" alt="" title="IMG_1916" width="300" height="400" class="size-medium wp-image-179" /></a><p class="wp-caption-text">MC</p></div><a href="http://www.ksai-aluswah.org/intip-yuk-musker-ksai-al-uswah-1432-h.html/img_1912" rel="attachment wp-att-178"><img src="http://www.ksai-aluswah.org/wp-content/uploads/2011/02/IMG_1912-300x400.jpg" alt="" title="IMG_1912" width="300" height="400" class="alignnone size-medium wp-image-178" /></a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.ksai-aluswah.org/intip-yuk-musker-ksai-al-uswah-1432-h.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Training Pengelolaan Website dan Kepenulisan</title>
		<link>http://www.ksai-aluswah.org/training-pengelolaan-website-dan-kepenulisan.html</link>
		<comments>http://www.ksai-aluswah.org/training-pengelolaan-website-dan-kepenulisan.html#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 12 Feb 2011 19:40:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>yohang</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kegiatan KSAI Al Uswah]]></category>
		<category><![CDATA[Jurnalistik]]></category>
		<category><![CDATA[Kominfo]]></category>
		<category><![CDATA[Training]]></category>
		<category><![CDATA[Website]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.ksai-aluswah.org/?p=148</guid>
		<description><![CDATA[Dalam rangka menjaga komitmen untuk terus memberikan informasi kegiatan dan aktivitas KSAI Al Uswah, Departemen Komunikasi dan Informasi (Kominfo) KSAI Al Uswah mengadakan kegiatan Training Pengelolaan Website dan Kepenulisan. Kegiatan ini diselenggarakan pada Sabtu, 12 Februari 2011 pukul 08.00-12.00 WIB, &#8230; <a href="http://www.ksai-aluswah.org/training-pengelolaan-website-dan-kepenulisan.html">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Dalam rangka menjaga komitmen untuk terus memberikan informasi kegiatan dan aktivitas KSAI Al Uswah, Departemen Komunikasi dan Informasi (Kominfo) KSAI Al Uswah mengadakan kegiatan Training Pengelolaan Website dan Kepenulisan.</p>
<p>Kegiatan ini diselenggarakan pada Sabtu, 12 Februari 2011 pukul 08.00-12.00 WIB, bertempat di rumah salah seorang anggota KSAI Al Uswah (Fayruz Rahma, KSAI 2008) yang tak jauh dari SMA Negeri 1 Yogyakarta.</p>
<p>Training diikuti oleh segenap staff Departemen Kominfo KSAI dan perwakilan dari departemen lainnya. Dengan bimbingan dari ex pengurus KSAI, selain mendapat <em>tutorial</em> dan praktek langsung mengelola website, peserta juga diajak untuk memahami urgensi pengelolaan website dan berbagi pengalaman dari masa ke masa.</p>
<p>Ini dilakukan karena penting untuk mampu mengelola website dengan baik, mengingat media ini salah satu ujung tombak bagi KSAI Al Uswah untuk memperkenalkan diri ke dunia luar.</p>
<p>Peserta juga diberikan beberapa tips dan studi kasus dalam hal reportase dan kepenulisan. Seringkali yang jadi masalah dalam pengelolaan website adalah jarangnya dilakukan update berita maupun artikel.</p>
<p>Hal ini disebabkan masih kurangnya minat untuk menulis. Biasanya kendala yang terjadi hanya kurang berani dan kurang terbiasa menulis saja. Hal ini bisa dilatih dengan mencoba membuat reportase kegiatan-kegiatan dengan prinsip &#8220;5W 1H&#8221; yang cukup mudah dan diskusi studi kasus. Kegiatan ini berjalan lancar hingga akhir.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.ksai-aluswah.org/training-pengelolaan-website-dan-kepenulisan.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Jelang Musyker 2011, Siapkan Hati dan Gagasan !</title>
		<link>http://www.ksai-aluswah.org/jelang-musyker-2011-siapkan-hati-dan-gagasan.html</link>
		<comments>http://www.ksai-aluswah.org/jelang-musyker-2011-siapkan-hati-dan-gagasan.html#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 12 Feb 2011 04:29:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>almunawwaroh</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kegiatan KSAI Al Uswah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.ksai-aluswah.org/?p=125</guid>
		<description><![CDATA[&#8220;Ketika seorang pejuang terlahir di dunia, sesungguhnya teriring pula secercah harapan baru yang akan mewarnai lika-liku perjalan sang pejuang, menuju ridho Illahi.&#8221; Sama halnya, KSAI Al Uswah belakang ini lahir dengan formasi terbaru yang digawangi oleh Isnan Hidayat, alumni Teladan &#8230; <a href="http://www.ksai-aluswah.org/jelang-musyker-2011-siapkan-hati-dan-gagasan.html">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><em>&#8220;Ketika seorang pejuang terlahir di dunia, sesungguhnya teriring pula secercah harapan baru yang akan mewarnai lika-liku perjalan sang pejuang, menuju ridho Illahi.&#8221;</p>
<p>Sama halnya, KSAI Al Uswah belakang ini lahir dengan formasi terbaru yang digawangi oleh Isnan Hidayat, alumni Teladan angkatan 2009.</em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.ksai-aluswah.org/jelang-musyker-2011-siapkan-hati-dan-gagasan.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Outbound Training &#8220;Merajut Kebersamaan Menegakkan Keteladanan&#8221;</title>
		<link>http://www.ksai-aluswah.org/outbound-training-merajut-kebersamaan-menegakkan-keteladanan.html</link>
		<comments>http://www.ksai-aluswah.org/outbound-training-merajut-kebersamaan-menegakkan-keteladanan.html#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 12 Feb 2011 04:27:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Matin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel Pilihan]]></category>
		<category><![CDATA[Kegiatan KSAI Al Uswah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.ksai-aluswah.org/?p=111</guid>
		<description><![CDATA[Tim Cemara &#8211; (Kamis, 3 Februari 2011) Dalam rangka mempersiapkan adik &#8211; adik panitia gabungan TT-GVT-PTB dalam melaksanakan tugasnya, Tim Cemara KSAI Al &#8211; Uswah bersama rekan &#8211; rekan KSAI lainnya telah melaksanakan Outbound Training &#8220;Merajut Kebersamaan Menegakkan Keteladanan&#8221; yang &#8230; <a href="http://www.ksai-aluswah.org/outbound-training-merajut-kebersamaan-menegakkan-keteladanan.html">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Tim Cemara &#8211; (Kamis, 3 Februari 2011) Dalam rangka mempersiapkan adik &#8211; adik panitia gabungan TT-GVT-PTB dalam melaksanakan tugasnya, Tim Cemara KSAI Al &#8211; Uswah bersama rekan &#8211; rekan KSAI lainnya telah melaksanakan Outbound Training &#8220;Merajut Kebersamaan Menegakkan Keteladanan&#8221; yang diselenggarakan bersama panitia inti TT-GVT-PTB. </p>
<p>Outbound tersebut diikuti oleh adik &#8211; adik kita dari SMAN 1 Yogyakarta selama seharian penuh. Kegiatan yang berlangsung di Dangau Hasanah, Gamping Lor, Sleman tersebut berjalan dengan ramai dan penuh antusias. &#8220;Alhamdulillah, esensi dari setiap sesi benar &#8211; benar tersampaikan, semoga sukses selalu Dangau Hasanah. Amin, insyaallah.&#8221;, berikut komentar Arya, salah satu peserta Outbound yang saat ini tengah duduk di bangku kelas XI. </p>
<p>Ada sekitar 7 pos yang harus dilalui oleh setiap peserta, mulai dari pos senam, dragon ball, pipe line, tangkap ikan, hingga pos terakhir yang paling mendebarkan. &#8220;Pos yang seru itu di Pos 7. Adik &#8211; adik disuruh manjat  semacam bendungan, njuk plorotan dari atas. Tapi paling seru pos kincir ayun, nganti ana sing nangis (sampai ada yang menangis -red). Bianglala manual tanpa ada pengaman, itu yang bikin tegang. Biasane nek wes diubengke ngono njuk bengok-bengok misuh-misuh (biasanya kalau sudah diputar terus pada teriak-teriak mengumpat -red). Disini Outbound syariah, seharusnya kalau dalam keadaan takut seperti itu, teriaknya MASYA ALLAH, ASTAGHFIRULLAH, ALLAHUAKBAR!&#8221;, cerita Rhama yang merupakan salah seorang anggota Tim Cemara KSAI Al-Uswah.</p>
<p>&#8220;Alhamdulillah, Subhanallah, semoga bermanfaat dan pastinya akan bermanfaat.&#8221;, komentar Luthfi Al-Fikri, salah seorang peserta Outbound. Semoga Outbound ini dapat merajut kebersamaan kita sebagai bagian dari Teladan.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.ksai-aluswah.org/outbound-training-merajut-kebersamaan-menegakkan-keteladanan.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Sekilas Tapak Upgrading Mentoring: Menejemen Tarbiyah</title>
		<link>http://www.ksai-aluswah.org/sekilas-tapak-upgrading-mentoring-menejemen-tarbiyah.html</link>
		<comments>http://www.ksai-aluswah.org/sekilas-tapak-upgrading-mentoring-menejemen-tarbiyah.html#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 12 Feb 2011 04:26:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kunthi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel Pilihan]]></category>
		<category><![CDATA[Kegiatan KSAI Al Uswah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.ksai-aluswah.org/?p=115</guid>
		<description><![CDATA[Setelah dinanti cukup lama, akhirnya acara yang dinanti oleh para mentor datang juga. Sebuah pengecharge rukhiyah serta pemompaan kembali semangat dakwah. Bertempat di rumah ukhti Azmi acara itu diadakan. Acara yang dimulai bada magrib hingga pukul sepuluh pagi itu menghadirkan &#8230; <a href="http://www.ksai-aluswah.org/sekilas-tapak-upgrading-mentoring-menejemen-tarbiyah.html">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Setelah dinanti cukup lama, akhirnya acara yang dinanti oleh para mentor datang juga. Sebuah pengecharge rukhiyah serta pemompaan kembali semangat dakwah. Bertempat di rumah ukhti Azmi acara itu diadakan. Acara yang dimulai bada magrib hingga pukul sepuluh pagi itu menghadirkan dua pembicara yang handal dan cukup mampu menarik kembali semangat lama yang mulai kendur seiring berjalannya waktu. Sesi pertama dimulai setelah pukul delapan dengan materi mengenai Menejemen Tarbiyah</p>
<p>Hal terpenting yang ditekankan dalam materi ini, bahwasannya dalam sebuah tarbiyah diperlukan beberapa hal. Hal- hal yang terpenting dari sebuah tarbiyah yakni tujuan tarbiyah itu sendiri, tahapan yang perlu ditempuh untuk menuju ke arah tujuan tersebut, cara untuk mencapainya, serta waktu untuk mencapai targetan tersebut. Tarbiyah yang baik adalah tarbiyah yang tahu tujuan dan cara akan dibawa kemana tarbiyah tersebut. Kesalahan yang ada selama ini adalah tidak adanya tujuan, alur proses, serta cara yang ditempuh untuk memanajemen tarbiyah.  Orientasi yang ada hendaknya bukan sekadar mengejar kuantitas namun juga kualitas. Indikator kuantitas dapat dilihat dengan memperhatikan kehadiran para peserta tarbiyah. Apakah absensi sudah cukup banyak tanda tangan ataukah banyak dengan kolom kosongnya?. Sedang dari sisi kualitas dapat dilihat dari syaksiyah islamiyah, syaksiah daiyah, serta syaksiah ijtimaiyah. Orientasi yang perlu dicapai manakala membicarakan masalah kualitas syaksiyah islamiyahtercermin dari bagaimana seorang peserta tarbiyah mampu mengamalkan atau memancarkan kesholehannya sesuai akidah yang berlaku. Sedang daiyah dengan membentuk karakter daiyah kepada para peserta dengan diorientasikan dari bagaimana peserta mampu menebarkan kesholehannya, tergugah hatinya untuk berdakwah. Sedangkan orientasi ijtimaiyah dapat dilihat dari kepribadiannya berjama&#8217;ah. Sehingga, manakala orientasi ini telah tercapai, ia tak hanya sekadar menjadi pemain tunggal, namun juga mampu bersosialisasi dengan masyarakat luas.</p>
<p><a rel="attachment wp-att-127" href="http://www.ksai-aluswah.org/sekilas-tapak-upgrading-mentoring-menejemen-tarbiyah.html/welcome-scan-2"><img class="alignnone size-medium wp-image-127" title="Welcome Scan" src="http://www.ksai-aluswah.org/wp-content/uploads/2011/02/Welcome-Scan1-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.ksai-aluswah.org/sekilas-tapak-upgrading-mentoring-menejemen-tarbiyah.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

