Jika Kau Memang Bersaudara
besarkanlah hati saudaramu dengan memujinya
kuatkanlah hati saudaramu dengan menerimanya apa adanya
jangan sakiti hatinya dengan mengungkit-ungkit kesalahannya
jangan lukai hatinya dengan mengata-ngatainya
jika ia tengah futur, gembirakanlah ia dengan berita-berita gembira dari Allah
jika ia bersalah, luruskanlah sebagaimana engkau meluruskan baja
berikanlah kehangatan agar mudah ditempa
jangan pukul keras-keras agar tak patah
jangan terlalu panas agar tak leleh
jika hatinya sedang panas, berlakulah sebagaimana angin yang sejuk
bukan angin yg menghembuskan api amarah
bukan air dingin yg beku
jika hatinya sedang beku, biarkanlah ia mencair bersama kehangatanmu seiring berlalunya waktu
jangan menolak permintaannya
jangan menolak pemberiannya
saat bekerja bersamanya, tanyakanlah pendapatnya dan kabarkanlah kepadanya
meskipun ia lemah dalam pertimbangan
meskipun ia lemah dalam ingatan
hargailah apa yg bisa dia lakukan
jika baik, pujilah
jika kurang, berterimakasihlah atas peranannya
jika gagal, jangan timpakan padanya
bersaudaralah dengannya seluruhnya
jadikan ayah-bundanya paman-bibimu
jadikan saudara-saudaranya teman-temanmu
jadikan anak-anaknya keponakanmu
tanda kau bersaudara dengannya,
ayahandanya menitipkan penjagaannya kepadamu
bundanya menelponmu untuknya
adiknya menganggapmu kakak
kakaknya menganggapmu adik
dan akhirnya teman-teman kalian akan menganggap kalian bersaudara
Rois Ibnu Abdul Hakim <averois@…>




