SIPOH: Silaturrrahmi POH Rohis Al Uswah
Satu dari sekian banyak kenangan bersama Rohis Al Uswah 2001-2002
Menjadi PH (lebih dikenal dengan POH, Pelayan Oemat Harian) Rohis Al Uswah adalah sebuah amanah yang susah-susah mudah. Susahnya adalah, saat itu (POH angkatan 2001-2002) menjadi tumpuan harapan “reformasi” Rohis yang sempat amburadul di tahun-tahun sebelumnya. Mudahnya, kita tidak perlu meretas dari awal karena Rohis sebelumnya yang di ampu oleh “pendekar-pendekar sakti¡” yaitu Rinaldi Tri Frisianto, Zudi Saputro, Muh. Fauzan, Prima Hastini, Rifa Nurhayati, dkk telah membuat Rohis menjadi sebuah tempat yang menyenangkan dan menyejukkan daripada Rohis sebelumnya. Kesan Rohis serem dan garang, berangsur-angsur hilang karena kelucuan mereka (^_^), ke-grapyak-an dan kepedulian mereka.
Salah satu program yang baru diadakan saat kepengurusan Rohis angkatan kami (2001-2002) adalah SIPOH, Silaturrahim POH. Tujuannya adalah untuk mengenal lebih dekat POH Rohis yang ada saat itu, bahkan dengan keluarganya, menegnalkan bahwa inilah, kami teman anak putra-putri bapak dan juga memberikan gambaran Rohis dan agendanya ke orang tua POH. Jadi SIPOH ini dilakukan bergilir dari rumah ke rumah POH Rohis yang ada setiap bulan sekali. Bukan pekerjaan yang mudah meluangkan waktu untuk SIPOH ini, namun karena memang sudah ditetapkan, maka semua POH beriltizam untuk mengagendakannya.
POH Rohis saat itu (2001-2002) adalah Zainuri Hanif, Shofwan Al Banna Choiruzzad, Dimas Iwandanu, Bulan Kakanita Hermasari, Lu’lu Khusnul Muthia, Sari Widyastuti, Dewi Anggun, Hanifah Ar-Rozi, Ririn Dyah, Adnan Anwar, Nurgoho Setyo Hutomo, Surya Ardhi, Chabib A, Imam Manggalya, Mukaromah, Ratna Ekasari Prihandini, Khoirul Bariyah, Rudi Cahyo dan Rahmat Saputro.
Jalannya SIPOH
Karena jadwal SIPOH kebanyakan dilakukan saat pulang sekolah sangat mepet, kita perlu cermat dan gesit, yaitu pengaturannya harus seefisien mungkin. Kadang (saat itu) terpaksa pulang malam juga. Misalnya ketika SIPOH di rumah Khairul Bariyah (sekarang PSIK 2004) di selatan Pegadaian Godean, dekat pasar Godean, saya dan Shofwan terpaksa berjalan kaki karena bus tidak ada lagi. Karena sudah menjelang maghrib, motor yang seharusnya saya pakai dengan Shofwan dipinjamkan ke Lu’lu bersama akhwat lain yang sudah tidak mungkin lagi menunggu bus yang jelas tidak kunjung datang. Walaupun untung-untungan sampai kapan menunggu busnya, akhirnya kita berdua berjalan ke arah Jogja ditemani matahari senja. Setelah beberapa kilometer, tidak disangka, segerombolam motor sewaktu melaju berlawanan arah dengan kami, berbalik. “Waduh¡, kita mau dihadang ni Shof?” Shofwan pun agak ketar-ketir juga, soalnya juga nggak kenal, tapi kok manggil-manggil Shofwan. Ketika sudah menghampiri kami, mereka malah menawarkan tumpangan. Nah lho? Ooo, ternyata mereka adalah remaja masjid Jogja Barat yang kenal dengan rupa Shofwan yang cah Jogokaryan. Karena merasa kasihan akhirnya kita diantar sampai mendapatkan bus terakhir di daerah pertigaan Demak Ijo ke selatan. Alhamdulillah
SIPOH berikutnya ke rumah Rahmat Saputra (sekarang Sosiologi 2004) di daerah Kricak Kidul. Beberapa alumni kita undang juga saat itu ada ma Andri, Brama, dr.Taufik, dll. Baik dari KSAI maupun yang tidak KSAI kita undang. Walaupun pak Wasis tidak setuju dengan istilah ini. ^_^
SIPOH yang menarik juga di rumah Imam Manggalya, di daerah Jakal selatan UII. Anak yang eksentrik ini memang unik dari kelas 1 dulu. Energik, lucu dan nyleneh. Makanya perlu di silatuurahmini… (hehehe). Saya ingat benar saat itu mas Andri KSAI 98 sebagai pengisi SIPOH “menyindir-nyindir¡” kami (bahasa halusnya memarahi J ) yang POH utama (Hanif, Shofwan, Nugroho, Rudi, Rahmat) justru terlambat dengan amat sangat. Jam sudah 16.30 kita baru datang. Padahal acara dimulai Asar. Jadilah disana cuma numpang makan. Penyebabnya adalah saling menungu. Mulai dari depan TVRI, sampai per 4 ring road. Yang ditunggu yaitu Rahmat (dan Inug yang membonceng) bannya bocor, terus pulang dulu di daerah Kricak Kidul. Di rumah Rahmat malah menyempatkan makan dan mandi… Masya Allah… Padahal yang menunggu sudah sampai kering…




May 8th, 2008 at 11:20 pm
wahahaha….konyolnya masa muda!