Training Outbound Panitia GVT 2009: Dinginnya Hujan? Lewat Aja!!

Training Outbound Panitia GVT 2009: Dinginnya Hujan? Lewat Aja!!

Lazuardi langit di pagi hari 24 Mei 2009, Ahad, tampak cerah. Mentari di awal hari pun turut menyemaraki, tak malu-malu menampakkan diri. Sayang, hangat sinarnya dibekukan kabut yang membelit sang Merapi. Namun demikian, susana dingin-dingin basah itu tetap mampu membakar semangat ikhwah berseragam hijau-putih di kawasan Kali Kuning, panitia outbond training GVT ‘09. Persiapan yang matang, mulai TFT hingga roleplay menjadi terlalu berharga untuk ditukar dengan keloyoan di pagi hari yang bersejarah itu.

Selamat Datang, Outbound GVT 2009

Selamat Datang, Outbound GVT 2009

Tim trainer yang melibatkan berbanyak personil KSAI Al-Uswah dengan Tim Cemara sebagai kaptennya segera menempatkan diri di posisi masing-masing. Ada yang bergegas ke Pos Petakku Bukan Petakmu, ada yang melangkah ke Pos Blinded, ada pula yang menujukan diri ke Pos Mari Menyeberang!. Selebihnya, stay di pos pembukaan yang terdiri dari Subpos Komunikata dan Jurang Penyelamatan. Lho, kok ada yang berkeliaran itu? Oh, mereka adalah trainer di pos bayang-bayang yg bertugas memastikan acara berjalan sesuai rencana.

Sekitar jam setengah sembilan pagi, rombongan siswa SMAN 1 Teladan Yogyakarta–target operasi kami–tiba di TKP. Air muka mereka menunjukkan animo dan antusias yang memuncak, menyaingi julang Merapi yang tinggi. Melihat semangat adik-adik kelas itu, membuat kami semakin bergairah untuk segera mem-plekotho mereka. Plekothoan kali ini bukan sekedar yang biasa dengan mengangkat tema Langkah Pasti Menuju Perbaikan, serasa sebuah perhelatan akbar… secara GVT gituh… wujud bakti kami pada sekolah tercinta. Acara dimulai tak lama sesudah trainee sampai di lokasi. Dibuka dengan sedikit ice breaking dan breafing. Kemudian trainee dibagi menjadi 6 kloter, masing-masing kloter terdiri dari 2-3 kelompok.

Tracking pertama dijalani oleh satu kloter akhwat dan satu kloter ikhwan dengan arah yang saling berkebalikan. Rute tracking outbond kali ini memang sedikit njlimet namun sebenarnya tidak ruwet. Tujuan akhir tiap kloter adalah sama namun arah jalur yang ditempuh saling berkebalikan antara kloter yang satu dengan pasangannya. Kloter akhwat segera menuju ke Pos Petakku Bukan Petakmu sementara kloter ikhwan bergegas ke arah Pos Blinded.

Berlomba Memenuhi Petak

Di Pos Petakku Bukan Petakmu, 3 kelompok saling berkompetisi mengumpulkan kartu G, V, dan T sebanyak-banyaknya. Syaratnya, peserta harus menggunakan pelindung yang berupa helm, slayer, dan sarung sebelum mengumpulkan kartu-kartu itu. Hal ini membuat aktivitas di pos ini semakin semarak. Ditambah lagi, sorai peserta menyoraki temannya yang harus menyelesaikan misi. Sebelumnya, aura kompetisi sudah tercipta melalui unjuk yel-yel antarkelompok. Kegelian dirasakan oleh panitia maupun trainee ketika ada peserta yang kemrungsung sangat saat memakai pelindung hingga ia gemas terhadap dirinya sendiri karena ketergesa-gesaannya justru membuatnya semakin lama.

Pada waktu yang bersamaan, kloter ikhwan berkompetisi di Pos Blinded. Misi di pos ini adalah mengumpulkan bola sebanyak-banyaknya dengan mata tertutup. Salah seorang peserta menjadi pemimpin yang bertugas mengarahkan peserta lainnya menuju bola warna-warni yang telah disebar panitia. Semangat mempimpin dan kepatuhan pada pemimpin sangat terasa. Seru, mungkin kata ini yang tepat mewakili aktivitas di pos ini. Bagaimana tidak? Tiap pemimpin harus punya strategi agar suaranya dapat dikenali anak buahnya sementara peserta yang ditutup matanya harus jeli dalam mengenali instruksi pemimpinnya. Terbayangkah? Ketika intuisi peserta bertentangan dengan instruksi pemimpinnya? Nah, di sinilah tantangannya.

Pos Petakku Bukan Petakmu dan Pos Blinded dihubungkan oleh Pos Mari Menyeberang!. Sesuai namanya, misi utama di pos ini adalah menyeberangkan seluruh anggota kelompok dari satu tepi sungai ke tepi lainnya. Keberanian dan kerelaan berkorban peserta memainkan peran. Harus ada yang mau diinjak-injak, musti ada yang rela mengangkat temannya, tergantung strategi yang digunakan kelompoknya. Dan ketika seluruh peserta berhasil menyeberangi sungai dengan selamat, peserta terakhir yang menyeberang harus meniup balon yang telah disiapkan panitia hingga meletus sebagai tanda seluruh misi telah berhasil mereka selesaikan. Ada peserta yang ragu-ragu dalam meniup balon, khawatir letusannya. Namun hal ini berhasil dinetralisir teman-teman sekelompoknya yang menyemangatinya. Balon meletus, reward pun di tangan.

Menyelamatkan Sahabat

Menyelamatkan Sahabat

Rupanya ada tantangan tak terduga di Pos Mari Menyeberang!. Salah satu peserta, Nada, terkilir kakinya di tengah aktivitas yang menyebabkannya tak mampu berjalan. Panik sempat menyergap panitia namun sebelum rasa itu buncah, datanglah hero of the day yaitu Pak Singgih yang segera menggendong Nada ke kembali ke atas. Aktivitas pun dilanjutkan.

Ranai hujan mulai merintik di tengah hari hingga akhirnya deras. Cerahnya langit pagi tadi tak tampak lagi. Surutkah semangat panitia dan peserta GVT? Tidak! Diiringi tetes-tetes air dari langit, sebagian panitia dan peserta shalat dan makan siang di alam terbuka. Shalat makin khusyu’, makan pun tambah nikmat.

Sesuai dengan jargon peserta, GVT 209: move on!, kegiatan tetap dilanjutkan walaupun banyak penyesuaian terhadap situasi. Hingga tiba pada aktivitas terakhir yaitu pembuatan maket SMAN 1 Teladan oleh seluruh peserta. Aura semangat peserta tetap kental terasa, meski beberapa tampak menggigil akibat dingin. Selayak arsitek ahli, miniatur itu dibuat semirip mungkin dengan bangunan asli. Tak mau kalah dengan peserta, panitia pun antusias menyemangati.

Rangkaian aktivitas outbond GVT hari itu ditutup dengan iluminasi global dan “wejangan” singkat dari alumni angkatan atas yang diwakili Wening (tld 05) dan Bayu (tld 06). Komitmen dan tanggung jawab dikupas tuntas pada sesi ini. Penuh perhatian, peserta mendengar dan memerhatikan. Hingga tiba waktu Ashar, pelatihan outbond kali ini ditutup dengan sorai membahana dari seluruh peserta dan panitia, GVT 2009: move on!. [uzzy.08]

Similar Posts:

VN:F [1.6.8_931]
Rating: 0.0/5 (0 votes cast)
VN:F [1.6.8_931]
Rating: 0 (from 0 votes)
Share and Enjoy:
  • Print
  • Digg
  • Sphinn
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Mixx
  • Google Bookmarks

About the Author

YoHang 07 Departemen Pembinaan KSAI Al Uswah