Keeksotisan suasana Masjid besar Mataram Kotagedhe memperindah suasana pertemuan sore hingga pagi hari itu (Sabtu-Ahad, 2-3 Mei 2009) Sebanyak empat puluh dua dari empatpuluh tujuh pengurus KSAI Al-uswah hadir, berkumpul bersama untuk menjalani proses Up-Grading dan Musyawarah Besar KSAI Al-uswah.
Acara Up-grading dan Mubes KSAI ini selain diselenggarakan untuk meningkatkan kinerja personel ksai, evaluasi dan perencanaan langkah-langkah ke depan, sekaligus sebagai sarana “temu kangen” antar staff, mengingat sudah hampir 3 bulan para staff tidak pernah saling bertemu dalam forum besar yang menghadirkan seluruh personil seperti ini.
Secara garis besar rangkaianan acara ini dibedakan menjadi 2, yaitu Up-Grading dan Musyawarah Besar. Up grading terdiri dari 4 sesi dan 1 sesi Plus, sementara Mubes merupakan satu rangkaian acara tersendiri. Up grading tepat dibuka pukul 16.00 dilanjutkan dengan sesi pertama yang diisi oleh Luqman 07, yang menyempaikan materi Pengenalan peran kerja dalam tim, yang sebelumnya diawali dengan aktivitas seru, menguji seberapa jauh pengurus KSAI saling mengenal.
Sesi kedua berlangsung pukul 19.45 sd pukul 21.30, dengan materi “Organisasi Sebagai Amal Jamai” disampaikan oleh Akh Novaliant FT. dalam materi ini, dikupas habis bagaimana dinamika dalam organisasi dari komunikasi antar anggota hingga ruang privat dan ruang publik dalam organisasi. Nampaknya materi ini memang sangat dibutuhkan oleh para peserta, hal ini dapat dilihat dari munculnya banyak sekali pertanyaan disesi-sesi diskusi di sela-sela materi.
Sesi ketiga adalah sesi Focus Group Discussion (FGD) dengan bahasan bagaimana pola komunikasi dalam masing2 tim dan sharing antar departemen. Dalam tiap grup, peserta saling memberi masukan kepada depertemen lain, terkadang juga muncul sharing antar personal. Hasil FGD ini nantinya akan disampaikan ke departemen masing2 di sesi IV, Sharing Departemen yang dilaksanakan pagi harinya. Sesi ini meskipun dibangun dalam suasana santai, namun tetap menimbulkan sedikit rasa takut dan tegang. Apa Sebab? Karena saat sesi ini berlangsung dimana-mana disekeliling kompleks makam dan masjid besar mataram mulai tercium aroma tajam, wangi nan menyengat….
Keesokan harinya, Sebelum memasuki rangkaian acara Musyawarah Besar ,sebagai “bonus track” up-grading, peserta mengikuti kajian hadist arbain oleh Ust Sulkhan Zainuri, Lc. Kajian ini rutin diselenggarakan tiap ahad pagi di masjid ini.
Beberapa hal aktual di bahas dalam MUBES. Salah satu momen paling pentingnya adalah pemberian Award untuk Departemen paling produktif dalam triwulan pertama ini, Dept. Pembinaan, dengan pencapaian pelaksanaan program 81,4 %.
Acara MUBES selesai pukul 10.02 WIB. Ditutup dengan sebuah kisah “inspiratif ^_^” dari sang MOT, Taufik Ahmad.
Seluruh rangkaian acara yang berlangsung selama 18 jam itu menjadi salah satu momen indah yang dalam perjalanan kepengurusan KSAI periode ini..ya seindah suasana dan arsitektur masjid klasik abad 16, masjid besar mataram kotagedhe. (luq)



Mubes yang terlalu mistis…
(lol)
Syukron atas kisah “inspiratif” dari sang MOT, mas Taufik Ahmad…
sangat menginspirasi untuk memeras otak…
(rofl)
zizdon kakehan ngeplurk.
aye aye
benar2 inspiratif..
so sweat,, eh so sweet..
sebenarnya.. bau menyengat itu sudah berhembus sejak malam hari nya.. (sound horor mode:on)hihihi…^^V
“luwarbuiyasa!”
tempatnya eksotis, suasananya mistis, acaranya fantastis, pesertanya manis-manis, panitianya humanis, hasil acaranya benar2 bikin meringis…
[mekso n lebay mode on]
Departemen Pembinaan!!!! (rock)
YH- just because PSdu tidak diikutkan dalam penilaian……… (banana_cool)
(rock)